Kembali Detail Artikel
Edukasi Literasi Medis
Kesehatan Mata

Trikiasis: Kelainan Arah Pertumbuhan Bulu Mata yang Merusak Lapisan Kornea

T

Tim Medis Sistem Pakar

Diterbitkan pada: 03 October 2026

Intisari Informasi (Key Insights)

  • ✓ Kelainan anatomi di mana arah pertumbuhan bulu mata melengkung ke dalam (ke arah bola mata).
  • ✓ Gesekan konstan rambut bulu mata memicu erosi kornea, ulkus, hingga risiko kebutaan.
  • ✓ Tindakan penanganan definitif meliputi epilasi berkala, elektrolisis, atau pembedahan reposisi.
Trikiasis merupakan suatu kelainan struktur kelopak mata di mana bulu mata tumbuh dengan arah yang salah, yaitu melengkung atau mengarah ke dalam bola mata, meskipun posisi tepi kelopak mata (*eyelid margin*) berada dalam status normal. Kondisi ini dapat dipicu oleh adanya proses sikatrik atau pembentukan jaringan parut pasca infeksi kronis (seperti trakhoma), trauma fisik luka bakar, atau komplikasi peradangan blefaritis menahun yang merusak arsitektur folikel rambut bulu mata.

Dampak mekanis dari trikiasis sangat merusak, karena setiap kali penderita berkedip, helai bulu mata yang keras akan menggesek lapisan epitel kornea secara langsung. Hal ini menimbulkan gejala klinis berupa sensasi mengganjal yang sangat tidak nyaman, mata merah kronis, berair, dan sensitif terhadap cahaya. Jika gesekan mekanis ini dibiarkan berlangsung menahun tanpa intervensi, kornea akan mengalami abrasi luas, kekeruhan permanen, hingga ulkus kornea perforatif. Penanganan medis awal melibatkan tindakan epilasi (pencabutan bulu mata) secara berkala menggunakan pinset steril oleh tenaga medis, atau terapi permanen menggunakan metode elektrolisis bulu mata.
Sistem Pakar Deteksi Penyakit Mata Fisiologis © 2026