Kalazion: Granuloma Kronis Non-Infeksi Akibat Sumbatan Kelenjar Minyak
T
Tim Medis Sistem Pakar
Diterbitkan pada: 03 October 2026
Intisari Informasi (Key Insights)
✓Merupakan peradangan granulomatosa kronis non-infeksius akibat retensi sebum minyak.
✓Karakteristik khas berupa benjolan yang keras, tumbuh lambat, dan tidak menimbulkan rasa nyeri.
✓Sering kali terbentuk sebagai komplikasi sekunder pasca hordeolum internum yang tidak sembuh tuntas.
Kalazion adalah benjolan pada kelopak mata yang terbentuk akibat adanya peradangan granulomatosa kronis non-infeksius pada kelenjar Meibom. Kondisi ini terjadi ketika muara kelenjar minyak tersumbat total, sehingga cairan sebum (minyak) tertahan di dalam jaringan lempeng tarsal dan merembes ke jaringan sekitarnya. Hal ini merangsang sistem imun untuk melakukan enkapsulasi atau pembentukan jaringan granuloma di sekitar sumbatan, menciptakan benjolan padat yang terisolasi.
Karakteristik klinis utama yang membedakan kalazion secara mutlak dari hordeolum adalah sifat benjolannya yang keras, tumbuh secara lambat dalam hitungan minggu atau bulan, serta sama sekali tidak menimbulkan rasa nyeri (*painless*) saat ditekan. Kulit di atas benjolan umumnya dapat digerakkan dengan bebas tanpa tanda-tanda radang akut. Meskipun tidak berbahaya, kalazion yang berukuran besar dapat menekan kornea dan memicu pandangan kabur akibat astigmatisme induksi. Penanganan awal mencakup kompres hangat intensif, namun jika benjolan telah mengeras dan menetap, diperlukan tindakan insisi dan kuretase minor oleh dokter mata.